Balai Jaya Rohil – Puluhan orang tua wali murid SDN 017 Balam Sempurna Kota Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir Kamis dan Jumat (17-18/9/2026) kemaren menggelar aksi damai mendesak Kepala setempat untuk mengundurkan diri atau mutasi dari tempatnya bertugas
Aksi unjukrasa dua hari berturut-turut kemaren berjalan damai.
Tuntutan wali murid ini meminta Iriana Wati Kepala Sekolah SDN 017 Balam Sempurna Kota untuk transfaran mm engenai dana BOS dan magraknya bangunan RKB Tahun 2024 lalu.
Karena mangkrak dan tidak selesainya bangunan RKB dari DAK Tahun 2024 tersebut membuat siswa belajar di kelas terbuat dari papan dengan kondisi sangat tidak layak.
” Kami wali murid meminta Bu Kepsek transferan tentang dana BOS dan penggunaanya,juga mengenai RKB dari Dana Alokasi Khusus Tahun 2024 yang tidak selesai ini apa penyebabnya, ” Ucap peserta aksi dengan membentangkan poster di kertas karton.
” Kami minta Kepsek SDN 017 mundur atau mutasi,untuk itu Disdikbud Rohil hendaknya mendengarkan aspirasi ini, ” Ucap warga setempat yang memilih anaknya bersekolah di sekolah lain walaupun jauh dan melalui sekolah tersebut.
Terpisah Iriana Wati Spd Kepsek SDN 017 yang sudah menjabat selama 7 Tahun ini awalnya memilih bungkam namun akhirnya bersedia memberikan informasi.
” Benar ada RKB yang tidak siap di bangun dari DAK 2024 lalu,itulah penyebab siswa belajar di kelas darurat, ” Sebut Iriana Wati.
Iriana Wati menambahkan persoalan ini sudah pernah membuat dirinya di panggil Komisi D DPRD Rohil dan PJ Kadisdik Rohil Riwansyah saat Kadis HM Nurhidayat berhaji beberapa waktu lalu.
Rudi,penggiat sosial dimintai komentarnya Sabtu (19/9/2026) menyebutkan rasa prihatin ya atas kondisi sekolah tersebut.
” Kita prihatin melihat kondisi SDN 017 Balam Sempurna Kota,apa lagi bangunan RKB terbengkalai,kita minta APH menindak lanjuti ini,siapapun mesti bertanggung jawab atas penggunaan uang negara, ” Tegasnya.
Sayangnya hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak berkopenten di Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Rohil terkait tuntutan wali murid saat aksi masa dan mangkraknya bangunan RKB di SDN 017 tersebut. (Yan)












